Kring82kring's website

Our website

25
Ja
Ini Cara Menyelenggarakan Aqiqah Menurut Islam
25.01.2017 05:49

Aqiqah itu bermanfaat memutus serta melubangi, & ada juga yang mengeluarkan bahwa akikah adalah pamor bagi fauna yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, serta dikatakan juga bahwa akikah merupakan rambut yang diboyong si bayi ketika mengembol. Adapun maknanya secara syari’at adalah satwa yang disembelih untuk menutup bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk bani yang baru lahir. Pengatur kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: " Al-'Aqiqah atau Al-'Iqqah memiliki arti adalah serat makhluk yang baru dilahirkan, baik manusia atau hewan. Dinamai juga daripadanya satwa yang disembelih untuk anak yang trendi lahir di dalam hari keseminggunya.

1. Dasar Hukumnya
Aqiqah hukumnya merupakan sunnah muakkad, sekalipun pengampu dalam keadaan sulit. Aqiqah dilakukan sama Rasulullah saw. dan karet sahabat. Berikut adalah hadits-hadits tentang mengakikahkan anak yang baru mengembol.

1. Nabi saw. menitahkan:
“Setiap balita tergadai beserta aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Putra Majah no. 3165 dll dari saudara Samurah bin Jundub r. a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini di kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]#@@#@!!.

2. Ashhabus Sunan memberitahukan:
Bahwa Rasul saw. meng-aqiqahkan Hasan & Husain (cucunya dari Fathimah - pen) masing-masing seekor kambing qibasy.

3. & dari Tindasan bin Kepala Ash-Dhabiey, kalau Nabi saw. bersabda: "Untuk anak laki-laki aqiqahnya. Tumpahkanlah atasnya darah, dan hilangkanlah daripadanya kotoran dan najis. " (Riwayat Al-Khamsah).

4. Hadits dalam shahih Bukhari
Pada setiap anak rapi aqiqahnya, oleh sebab itu sembelihlah satwa dan hilangkanlah gangguan darinya.

5. Hadits riwayat Bubuk Daud
Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan mereka agar beraqiqah dua kontrol kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk balita laki-laki & seekor kibas untuk bayi perempuan.

6. Hadits babad Malik & Ahmad
Fatimah Binti Nabi SAW (setelah melahirkan Laksmi dan Husain) mencukur sabut Hasan & Husain lantas ia berzakat dengan galuh seberat tingkat rambutnya.

tujuh. Hadits riwayat Abu Daud dan Nasai
Barang siapa diantara kamu ingin beribadah mengenai anaknya patut dilakukan aqiqah untuk bani dua kontrol kambing yang sama umurnya & untuk budak perempuan seekor kambing.

2. Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki dan Anak Perempuan
Yang afdhal untuk bani disembelihkan 2 ekor kambing/domba yang serupa dan umurnya bersamaan. & untuk keturunan perempuan 1 ekor.
Atas Ummu Karz Al-Ka'biyah mengatakan: Aku tahu mendengar Rasulullah saw. berkata:

" Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang seiras, dan untuk anak cewek satu upaya. " & dibolehkan satu ekor domba untuk anak laki-laki. Rasulullawh saw. pernah meninggalkan yang demikian untuk Rancak dan Husain r. a., seperti di hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah asalkan salah seorang diantara kami mempunyai budak, ia memotong kambing & melumuri kepalanya dengan resam kambing tersebut. Maka sesudah Allah menghadirkan islam, abdi menyembelih wedus, mencukur atau menggundul kepala si budak dan melumurinya dengan minyak wangi. ” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan tentang sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Putri Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang sosok pada sekiranya jahiliyah asalkan mereka beraqiqah untuk seorang bayi, meronce melumuri kapas dengan kadim aqiqah, dan lalu ketika menyikat rambut si bayi tersebut melumurkan saat kepalanya’. Oleh karena itu Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah ini dengan minyak wangi. ’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. Waktu Penyembelihan

1. Jika mengharuskan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Kalau tidak, oleh karena itu pada hari ke-14. Meski yang demikian masih bukan memungkinkan, oleh karena itu pada hari ke-21 atas hari kelahirannya. Jika sedang tidak memungkinkan maka di dalam kapan sekadar. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:?????????????????????????????? "Disembelih pada hari ketujuh, serta pada hari ke-empatbelas, serta pada hari kedua persepuluhan satu. "
Rangkaian Berikutnya:
- Meluluskan anak sebutan
- Menyikat rambutnya.
- Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

2. Adapun syarat fauna kambing yang dapat dijadikan aqiqoh ini sama dengan syarat fauna qurban (kurban) sbb:
- Kambing: baik berusia 1 (satu) tahun dan menyerap usia (dua) tahun.
- Domba: sempurna berusia 6 (enam) tarikh dan menyerap bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak boleh ada elemen badan hewan yang cacat.
- Dagingnya tidak boleh dijual.

4. Bersamaan Antara Qurban dan Aqiqah.
Daripada sini tampil pertanyaan, adalah bolehkah menyatukan niat aqiqah dan kurban? Bila hal itu diperbolehkan apakah dengan otomatis kurban yang dijalani sekaligus bisa menggugurkan bujukan akikah? Hal hal itu ada dua pendapat:

Qurban yang ia tunaikan itu bisa sekaligus diniatkan aqiqah dan menjatuhkan anjurannya. Gagasan ini yakni opsi yang disampaikan sama Mazhab Hanafi dan salah satu riwayat Ahmad. Dari tataran tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Rumpun Sirin, dan Qatadah, setuju dengan pantauan ini. http://dapoeraqiqah.com Itu berargumentasi, pokok kedua ibadah sama, yaitu mendekatkan bangun kepada Tuhan swt. melalui sembelihan satwa. Keduanya siap saling melengkapi dan mengisi. Kasus hukumnya sama begitu shalat tetap di Langgar disertai dengan niat shalat sunah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, menolong opsi itu.

Kedua kebiasaan itu bukan boleh disatukan dan gak bisa menjatuhkan salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat itu disampaikan sama Mazhab Maliki, Syafi’i, serta salah satu hal Mazhab Ahmad. Alasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan kurban memiliki urusan yang bertentangan. Maka tersebut, satu sama lain gak boleh digabung. Latar belakang & motif di balik kesunnahan ke-2 ibadah ini pun berseberangan. Jadi, tenang tepat disatukan. Misalnya, kompensasi yang formal di haji tamattu' serta denda yang berlaku di dalam fidyah.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!